Berita Terkini

KPU Kota Palu Musnahkan Kelebihan Surat Suara Pemilihan 2024

Palu, kota-palu.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu baru-baru ini menggelar kegiatan pemusnahan kelebihan surat suara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, serta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu Tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor KPU Kota Palu yang terletak di Jl. Balai Kota Selatan No. 6, Tanamodindi, Mantikulore, Kota Palu, Selasa, 26 November 2024. Acara dimulai dengan penandatanganan berita acara pemusnahan oleh Ketua KPU Kota Palu, Idrus, bersama perwakilan dari Polresta Kota Palu, dan disaksikan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palu dan Perwakilan Kodim 1306 Palu. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan proses pemilu berjalan dengan transparan dan akuntabel. Jumlah kelebihan surat suara yang dimusnahkan dalam acara tersebut adalah sebanyak 503 lembar untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, serta 1.208 lembar untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu. Setelah proses pemusnahan selesai, acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kesuksesan pelaksanaan kegiatan tersebut. Pemusnahan surat suara ini merupakan bagian dari upaya KPU Kota Palu dalam menjaga integritas dan kelancaran proses Pilkada 2024, memastikan bahwa tidak ada surat suara yang disalahgunakan atau beredar di luar mekanisme yang sah. [Humas KPU Kota Palu, cml/ft cml/ed Iz]

KPU Kota Palu Gelar Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara Pilkada Serentak 2024

Palu, kota-palu.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu telah sukses melaksanakan kegiatan simulasi pemungutan dan perhitungan suara untuk Pemilihan Serentak Tahun 2024. Kegiatan yang digelar di Lapangan Telkom, Jalan Tamrin, Kecamatan Palu Timur, ini dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota Palu, PPK, PPS, dan sekretariat se-Kota Palu. Kamis, 23 November 2024 Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua KPU Kota Palu, Idrus, yang menyampaikan pentingnya simulasi ini sebagai bagian dari persiapan jelang Pilkada Serentak yang akan dilaksanakan lima hari lagi. Idrus menegaskan bahwa kegiatan simulasi ini telah mewakili Kecamatan Mantikulore dan tingkat Kota Palu, dan akan dilanjutkan di kecamatan-kecamatan lainnya mulai besok. “Simulasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa segala sesuatunya berjalan sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2024. Kegiatan ini juga menyiapkan segala aspek teknis dan logistik, termasuk pendistribusian C-Pemberitahuan kepada pemilih yang harus dilakukan tepat waktu,” ujar Idrus. Lebih lanjut, Idrus menjelaskan bahwa distribusi C-Pemberitahuan akan dilakukan oleh PPS ke KPPS dan diharapkan dapat dilakukan secepatnya. Dalam peraturan KPU, disebutkan bahwa tiga hari sebelum pemungutan suara, C-Pemberitahuan harus sudah diterima oleh pemilih. Ia juga menekankan bahwa pemberitahuan harus dicetak otomatis melalui Sistem Informasi Data Pemilih (SIDALIH) dan tidak boleh ditulis tangan, kecuali pada bagian tertentu seperti jam dan nomor urut. Selain itu, Idrus menjelaskan mengenai prosedur teknis pelaksanaan Pilkada, termasuk ukuran TPS yang harus memenuhi standar minimal 8 x 10 meter, meskipun dapat disesuaikan dengan kondisi lokasi. Ia juga menekankan pentingnya akses yang memadai bagi pemilih, seperti pengaturan pintu masuk dan keluar TPS yang harus mengelilingi tempat duduk saksi, pengawas TPS, dan pemantau. “Tugas kita adalah memastikan pelayanan yang tepat dan sesuai prosedur. Kami juga mengingatkan petugas ketertiban TPS untuk memeriksa jari tangan pemilih guna menghindari kecurangan, dan jika diperlukan, aparat seperti Babinkamtipnas dan Babinsa dapat membantu,” jelas Idrus. Simulasi ini juga menekankan pentingnya koordinasi antara semua pihak yang terlibat, termasuk KPPS, PPS, saksi pasangan calon, pengawas TPS, dan pemantau. Idrus juga mengingatkan bahwa TPS tidak boleh dibangun di rumah ibadah dan harus memenuhi standar yang telah ditetapkan, seperti kursi standar dan fasilitas untuk pemilih disabilitas, lansia, dan ibu hamil. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan simulasi pemungutan serta perhitungan suara. Simulasi ini melibatkan seluruh petugas KPPS dari Kecamatan Mantikulore, dimulai dari pengambilan sumpah janji petugas KPPS, proses perhitungan surat suara yang disaksikan oleh saksi, pemantau, dan pengawas TPS, hingga memastikan bahwa setiap pemilih telah menggunakan hak pilihnya dengan benar. Semua proses ini dilakukan dengan penuh keterbukaan dan transparansi. KPU Kota Palu berharap simulasi ini dapat memberikan pemahaman yang jelas dan memastikan kesiapan semua pihak dalam melaksanakan Pilkada Serentak 2024 yang aman, tertib, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.  [Humas KPU Kota Palu, cml/ft cml/ed Iz]

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu Hadiri Apel Siaga Bawaslu dalam Rangka Pengawasan Pemilihan Kepala Daerah 2024

Palu, kota-pau.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu turut hadir dalam kegiatan Apel Siaga Bawaslu yang digelar di Lapangan Pogombo, Jl. Jenderal Ahmad Yani, Sabtu, 23 November 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait.  Dari pihak KPU Kota Palu, hadir Anggota Divisi Hukum dan Pengawasan, Haris Lawisi, yang turut berpartisipasi dalam acara tersebut. Dalam kegiatan tersebut, beberapa hal penting yang disampaikan adalah kesiapan jajaran pengawas dalam menghadapi masa tenang, komitmen untuk melaksanakan pengawasan pemilihan yang jujur, adil, dan berintegritas, serta pembacaan deklarasi pengawas Pemilihan oleh kecamatan. Acara ini dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi pengawasan Pemilihan Tahun 2024 yang dilakukan oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Palu. Sebagai penutupan, acara ditandai dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dalam menjalankan tugas pengawasan Pilkada 2024. [Humas KPU Kota Palu, cml/ft ali/ed IZ]

KPU Kota Palu Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Distribusi Logistik Pilkada 2024

Palu, kota-palu.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu menggelar rapat koordinasi persiapan pendistribusian logistik untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu Tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung di Sutan Raja Hotel Palu, Jl. DR. Abdurrahman Saleh No.45, Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, pada tanggal 19 November 2024. Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, antara lain unsur Forkopimda, perwakilan PT. Pos Cabang Palu, Camat dan Lurah se-Kota Palu, serta Ketua dan Sekretaris Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Ketua dan Sekretaris Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Palu. Acara dibuka oleh Ketua KPU Kota Palu, Idrus, yang dalam sambutannya menjelaskan pentingnya kualitas, kuantitas, dan ketepatan waktu dalam pendistribusian logistik pemilihan. Idrus menyampaikan bahwa distribusi logistik Pilkada mengadopsi prinsip-prinsip seperti tepat jumlah, tepat kualitas, dan tepat waktu. Ia menegaskan pentingnya pengelolaan logistik yang tepat sasaran, yang dimulai dari perencanaan dan pengadaan berdasarkan kebutuhan di setiap jenjang pemerintahan. Selain itu, Idrus juga menyoroti pentingnya kualitas surat suara, yang akan dicetak oleh perusahaan yang telah dipilih berdasarkan kemampuan dalam hal kualitas kertas dan ketajaman gambar. Ia menjelaskan, untuk kali ini, distribusi surat suara akan dilakukan melalui udara, berbeda dengan distribusi sebelumnya yang menggunakan jalur laut dan darat. Langkah ini diambil setelah KPU Sulawesi Tengah memilih percetakan dengan kualitas yang setara dengan percetakan surat suara DPD, mengingat betapa sensitifnya desain dan warna surat suara dalam proses pemilihan. Dalam kesempatan tersebut, Idrus juga mengungkapkan bahwa KPU memilih PT. Pos sebagai mitra dalam distribusi logistik, mengingat pengalaman dan penilaian positif yang diperoleh PT. Pos pada Pemilu 2024. KPU berharap bahwa kerjasama ini dapat memperlancar distribusi logistik Pilkada 2024. Selain itu, Idrus mengingatkan pentingnya koordinasi yang baik antara PPK, PPS, Camat, dan Lurah untuk memastikan distribusi berjalan lancar, serta mengajak kepolisian untuk menyampaikan skema pengamanan distribusi logistik. Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kabagops, Romy S. Gafur, yang membahas kontrol dan pendampingan distribusi logistik Pilkada 2024, termasuk pengecekan gudang logistik dan pengawasan distribusi perlengkapan. Materi kedua disampaikan oleh PT. Pos yang memaparkan tentang data dasar logistik Pilkada, distribusi perlengkapan, dan arus distribusi di wilayah timur dan barat. Sementara itu, Idrus juga memberikan materi tentang jenis-jenis logistik yang akan didistribusikan, seperti perlengkapan kotak suara untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu. Rapat koordinasi ini juga diakhiri dengan sesi tanya jawab dan foto bersama, yang diharapkan dapat memperkuat koordinasi antar lembaga serta memberikan wawasan yang lebih jelas terkait distribusi logistik Pilkada 2024 di Kota Palu. KPU Kota Palu berharap melalui kegiatan ini, semua pihak yang terlibat dapat bekerja sama untuk memastikan pemilihan yang transparan dan berkualitas. [Humas KPU Kota Palu, cml/ft cml/ed Iz]

Ketua KPU Hadiri Apel Akbar Petugas Ketertiban TPS dalam Persiapan Pilkada Serentak 2024

Palu, kota-palu.kpu.go.id – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu, Idrus, hadir dalam apel akbar petugas ketertiban TPS yang diselenggarakan pada Sabtu pagi di Lapangan Polresta Palu. Acara ini bertujuan untuk mempersiapkan petugas ketertiban di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, serta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu 2024. Sabtu, 16 November 2024 Apel akbar ini dihadiri oleh sejumlah unsur Forkopimda Kota Palu, Bawaslu Kota Palu, OPD, serta jajaran Babinkamtibmas, Babinsa, dan Petugas Ketertiban Pintu TPS (PK TPS). Idrus dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan dari apel akbar ini adalah untuk memastikan para petugas ketertiban TPS dapat berkomunikasi dengan baik dengan KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) dan aparat keamanan lainnya. Ia mengingatkan pentingnya saling mengenal antara petugas ketertiban, pengawas TPS, saksi, dan aparat yang akan bertugas di setiap TPS. "Melalui apel akbar ini, kita ingin membangun sinergi antara petugas ketertiban, KPPS, dan aparat keamanan. Saling mengenal dan berkomunikasi dengan baik adalah langkah penting untuk menjaga kelancaran dan keamanan pelaksanaan pilkada serentak," ujar Idrus. Ia juga menambahkan bahwa apel ini merupakan inisiasi dari Polresta Palu, dengan KPU Palu memberikan sambutan kepada peserta apel, khususnya kepada PK TPS yang telah ditetapkan melalui SK oleh badan adhoc, yakni PPS (Panitia Pemungutan Suara). Idrus berharap bahwa dalam 10 hari menjelang pemungutan suara, para petugas ketertiban di TPS dapat meningkatkan intensitas kerjasama dengan KPPS dan aparat keamanan agar pelaksanaan pilkada berjalan lancar dan aman. "Harapan kami, apel ini bisa meningkatkan koordinasi dan kerjasama di lapangan, sehingga pada hari pemungutan suara nanti, segala sesuatunya berjalan dengan tertib dan sesuai dengan ketentuan yang ada," tambah Idrus. Apel akbar ini diakhiri dengan pembacaan doa bersama untuk kelancaran Pemilihan Gubernur dan Wali Kota Palu 2024 yang akan berlangsung pada 27 November mendatang. [Humas KPU Kota Palu, cml/ft burhan/ed Idrus]

KPU Kota Palu Gelar Apel Akbar Badan Adhoc Untuk Sukseskan Pemilihan Serentak 2024

Palu, kota-palu.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu menggelar Apel Akbar Badan Adhoc yang melibatkan seluruh anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) se-Kota Palu, bertempat di Lapangan Telkom, Jl. MH Thamrin, Kelurahan Besusu Timur, Kecamatan Palu Timur, pada hari ini, Selasa (12/11). Acara ini bertujuan untuk memantapkan persiapan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, yang akan dilaksanakan pada 27 November mendatang. Selasa, 12 November 2024 Acara dibuka oleh Idrus, Ketua KPU Kota Palu, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa lebih dari 3.800 orang terlibat dalam proses pemilihan ini. Sebanyak 3.889 orang terdiri dari PPK, PPS, serta seluruh anggota KPPS akan bekerja keras untuk mensukseskan proses pemilu yang demokratis dan transparan. “Sebagai penyelenggara, kita harus memegang teguh prinsip mandiri, jujur, adil, berkeadilan, dan akuntabel. Kita harus memastikan semua tahap pemilu berjalan dengan lancar, mulai dari persiapan hingga rekapitulasi suara,” ujar Idrus. Tahapan Pilkada Kota Palu 2024 Idrus menjelaskan bahwa tahapan Pilkada Kota Palu 2024 terbagi menjadi dua, yaitu tahapan persiapan dan tahapan penyelenggaraan. Tahapan persiapan yang telah berhasil diselesaikan antara lain pembentukan PPK, PPS, Pantarlih, serta KPPS untuk melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara di TPS. KPU Palu juga telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) dengan jumlah 274.293 pemilih yang tersebar di 507 TPS, termasuk TPS di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan. Selain itu, tahapan penyelenggaraan yang sudah berlangsung termasuk pengundian nomor urut pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Palu, kampanye terbuka, serta pelaksanaan debat publik yang dapat disaksikan melalui saluran TVRI Sulteng, Radio Republik Indonesia, dan kanal YouTube KPU Kota Palu. Kampanye melalui media massa cetak dan elektronik juga telah dilaksanakan dengan baik. Tantangan dan Tanggung Jawab Penyebaran Logistik Pemilu Lebih lanjut, Idrus mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap distribusi logistik pemilu, termasuk kotak suara dan perlengkapan lainnya yang harus sampai ke TPS tepat waktu pada 26 November 2024. KPU Palu bersama PPK, PPS, dan Sekretariat terus mengoptimalkan pelatihan teknis bagi seluruh petugas KPPS agar dapat melayani pemilih dengan baik, termasuk dalam penghitungan suara yang akurat menggunakan aplikasi Sirekap. “KPPS harus siap berkoordinasi dengan pengawas TPS untuk memastikan semua pemilih yang terdaftar dapat menyalurkan hak pilihnya dengan bebas, rahasia, jujur, dan adil. Kita akan memastikan seluruh proses pemungutan dan penghitungan suara berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku,” tambah Idrus. Komitmen KPU Palu: Menjaga Integritas dan Kepercayaan Publik Idrus juga mengajak seluruh anggota badan adhoc dan sekretariat untuk menjaga integritas dan etika dalam bekerja serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi. “Kita semua berperan penting dalam menjaga kepercayaan publik dan memastikan Pilkada 2024 berjalan sukses serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Idrus. Apel Akbar ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota Palu, organisasi perangkat daerah, Bawaslu Kota Palu, serta para camat, kapolsek, dan danramil. Di penghujung acara, Idrus mengajak peserta untuk berkomitmen penuh dalam menjalankan tugas dengan jujur dan adil demi suksesnya Pilkada 2024. Semangat Apel Akbar: Persiapan Awal untuk Kesuksesan Pilkada Dalam kesempatan tersebut, Ibu Nisbah, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia KPU Provinsi Sulawesi Tengah, juga memberikan pesan penting kepada seluruh badan adhoc. Ia mengajak agar seluruh jajaran penyelenggara bekerja dengan maksimal dalam mempersiapkan dan melaksanakan Pilkada Serentak 2024. “Apel Akbar ini adalah awal dari semangat kita untuk bekerja sama dan sukseskan Pilkada dengan penuh integritas. Kami berharap seluruh badan adhoc di Kota Palu dapat menunjukkan komitmennya dengan melaksanakan tugas sebaik-baiknya,” ujar Nisbah. Tagline Pilkada Kota Palu 2024: "PILKADA SARANA NOSIMPOTOVE KPU Kota Palu berharap dengan semangat dan kerja keras seluruh pihak terkait, Pemilihan Kepala Daerah Kota Palu 2024 akan menjadi contoh pelaksanaan demokrasi yang sukses dan berintegritas. Sebagai penutup, Idrus kembali mengingatkan bahwa integritas dan komitmen penyelenggara Pilkada akan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan pemilu yang bersih, transparan, dan akuntabel. [Humas KPU Kota Palu, cml/ft cml/ed Iz]