KPU Kota Palu Luncurkan Tahapan Pemilihan dan Maskot Pilkada 2024
Palu, kota-palu.kou.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu menggelar acara peluncuran tahapan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu tahun 2024. Acara ini diselenggarakan di Gelora Bumi Kaktus (GBK) Tondo, dihadiri oleh berbagai pejabat pemerintahan dan warga kota Palu. Rabu, 22 Mei 2024
Dalam sambutannya, Ketua KPU Kota Palu menyampaikan pentingnya pemilihan ini yang merupakan salah satu bentuk pelaksanaan demokrasi di tingkat lokal. "Kami bangga malam ini memperkenalkan maskot Pilkada, *Yojo dan Dei*, serta meluncurkan jingle pilkada yang kami harapkan dapat meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya berpartisipasi dalam pemilihan mendatang," ungkapnya.
Acara ini juga diwarnai dengan penjelasan mengenai dana tahapan pilkada yang bersumber dari APBD Pemerintah Kota Palu sejumlah 55 miliar 25 juta rupiah, yang telah dihibahkan kepada KPU Kota Palu untuk mendanai seluruh kegiatan pemilihan.
Lebih lanjut, Ketua KPU memaparkan tahapan pemilihan yang telah dimulai dengan pelantikan 40 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang telah dilakukan pada 16 Mei 2024. "Selanjutnya, Insha Allah pada tanggal 26 Mei 2024, kami akan melantik 138 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang tersebar di 46 Kelurahan se-Kota Palu," jelasnya.
Dijelaskan juga bahwa pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih akan dimulai pada 31 Mei hingga 23 September 2024, dimana petugas pencocokan dan penelitian akan mendatangi rumah-rumah untuk memverifikasi data warga dengan data terbaru yang dimiliki calon pemilih.
"Tahapan pendaftaran pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota akan berlangsung pada 27 hingga 29 Agustus 2024, diikuti dengan penetapan pasangan calon pada tanggal 22 September 2024," tambah Ketua KPU.
Kampanye akan dilaksanakan mulai 25 September hingga 23 November 2024, diikuti dengan hari pemungutan suara pada Rabu, 27 November 2024, di mana warga Kota Palu akan memilih Wali Kota dan Wakil Wali Kota mereka, serta Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah.
KPU Kota Palu juga mengumumkan akan menggunakan pendekatan digitalisasi dengan GIS untuk memastikan lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) benar-benar presisi dan mudah diakses oleh semua pemilih, termasuk penyandang disabilitas.
Acara tersebut diakhiri dengan harapan bahwa pemilihan kali ini akan lebih berkualitas dengan tata cara pemungutan dan penghitungan suara yang transparan serta memiliki akuntabilitas tinggi. "Kami berharap pemilihan ini tidak hanya menghasilkan pemimpin yang terbaik tetapi juga memperkuat persatuan dan kecintaan warga kepada Kota Palu," tutup Ketua KPU.
Warga pemilih yang hadir menyambut antusias peluncuran ini dengan harapan besar terhadap pemilihan yang adil dan demokratis. Acara diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan kebahagiaan semua yang hadir.
[Humas KPU Kota Palu,cml/ft bingkaipro/ed Iz]