Ketua KPU Kota Palu, Edukasi Wawasan Kepemiliuan dan Kinerja KPU
Palu, kota-palu.kpu.go.id - Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kota Palu, Idrus memberikan edukasi terhadap kinerja KPU dan kepemiluan kepada peserta Magang dari Universitas Tadulako ( Untad) yang dilaksanakan di Aula KPU Kota Palu, Jumat (26/4/2024).
Adapun yang ditekankan dalam edukasi tersebut antara lain, Aspek Diri seperti harus menekankan pentingnya kompetensi seseorang. Selain itu memberikan edukasi terhadap kelembagaan tentang apa itu kolektif kolegial, bagaimana partisipasi masyarakat dan mengenai tehnis kepemiluan.
Lanjut Idrus, dirinya menjelaskan seperti itu sebab KPU pada umumnya itu sebagai lembaga kolektif yang memiliki lima komisioner sesuai bidangnya.
”Kita di KPU seluruh Indonesia itu mempunyai komisioner yang memiliki tugas masing – masing sesuai bidangnya” jelas Idrus dihadapan peserta magang.
Katanya lagi, keputusan tertinggi itu ada pada rapat pleno. KPU sendiri memiliki tiga jenis rapat yakni rapat pleno Rutin, Rapat menentukan dan mengarahkan apa yg dilakukan selama satu minggu . Dan itu pun terbagi lagi, untuk rapat pleno seperti Rapat pleno tertutup dan rapat pleno terbuka.
”Apalagi dalam waktu dekat ini mau diadakan pilkada serentak untuk pemilihan gubernur/wakil gubernur, walikota/wakil walikota 27 November 2024, dan sebelumnya itu ada tahapan – tahapan yang akan dikerjakan KPU salah satunya penetapan Maskot dan jingle, dan pembentukan PPK dan PPS” ungkap Idrus.
Selain itu kata Idrus lagi di lembaga KPU, keputusan yang kerapkali diambil itu adalah keputusan kolektif sehingga kemauan satu komisioner tidak mutlak dapat disetujui , karena keputusan itu harus dilakukan oleh lima komisionernya atau minimal tiga komisioner.
”Keputusan harus bersama itu pun tidak semua putusan komisioner dieksekusi oleh sekertariat pada saat itu tetapi sesuai waktu dan kemampuan sumberdaya” terangnya.
KPU berbeda dengan perusahaan atau lembaga lainnya, di KPU ada unsur pemberdayaan dan partisipasi aktif karena lembaga kolektif, lembaga ini bersifat tetap, nasional. Di lembaga ini KPU harus melihat dari berbagi sisi jika ada persoalan, dan dibahas dalam rapat pleno serta dilakukan konsultasi ke tingkat provinsi dan pusat demi penguatan karena lembaga kpu memiliki hirarki struktural komisioner dan kesekjenan.
“Kita harus melihat persoalan tidak hanya dari depan saja, tetapi dari berbagai sudut pandang, menjadi pemimpin seperti itu kita tidak dapat melihat hanya dari diri kita. Namun, perlu juga melihat juga dari yang lain.” Demikian Idrus.
[Humas KPU Kota Palu, cml/ft rudy/ed Idrus]