Dimasa Pandemi Covid-19 sejumlah Tahapan Perekrutan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dalam teknis Pemilihan Serentak Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Wali kota dan Wakil Wali Kota Palu tahun 2020, Selasa, 30/06/2020.

Ketua KPU Kota Palu Agussalim Wahid mengatakan syaratnya 50 tahun dan minimal 20 tahun, ini menjadi ketentuan secara nasional dari KPU RI setelah dikoordinasikan dengan pihak terkait.

“Dengan Pertimbangan kelompok usia ini karena mereka dinilai tidak rentan terpapar dan dianggap memiliki daya tahan tubuh yang kuat,” ujarnya.

Sementara itu seluruh PPDP nantinya akan diwajibkan mengikuti rapid test sesuai dengan standar protokol kesehatan Covid-19.

“Untuk jaminanan bagi masyarakat agar tidak perlu takut bertemu dengan petugas ketika Coklit,” tegasnya.

Proses pemeriksaan rapid test menurut dia akan dilakukan setelah PPDP ditetapkan dan telah melewati bimbingan teknis atau tepat sebelum tahapan Coklit dimulai.

“Dengan itu juga akan langsung melakukan penggantian jika ada yang terpapar positif Covid-19. Sebagaimana masukan dinas kesehatan setempat yang menilai hal itu sebagai langkah antisipasi. Meskipun rapid test kemudian belum sepenuhnya bisa dijadikan acuan untuk status bebas tidaknya seseorang dari Covid 19,” tambahnya.

Tahap perekrutan PPPD untuk Pemilihan serentak Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Wali Kota Palu dan Wakil Wali Kota Palu Tahun 2020 saat ini mulai sejak tanggal 24 Juni tahun 2020.

Pendaftaran PPDP dilakukan di masing-masing PPS tingkat kelurahan. Jumlah PPDP yang akan direkrut disesuaikan dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Karena mereka lebih mengenal situasi dan orang-orang di daerahnya masing-masing. Sehingga proses Coklit bisa lebih mudah dilakukan,” pungkasnya

X